5 Strategi Agar Tak Berlapar-lapar Saat Diet

Kenyang lebih lama adalah salah satu kunci sukses untuk menurunkan berat badan. Kenyang lebih lama dapat membantu Anda mengendalikan napsu makan. Mengingat saat lapar seseorang akan cenderung menyantap semua makanan yang ada di depan mata, terlepas dari sehat atau tidaknya makanan tersebut.

Sering lapar tak baik untuk Diet Anda

Ada beberapa alasan mengapa berlapar-lapar itu tidak akan membantu usaha Anda menurunkan berat badan, di antaranya:

  • Saat lapar, Anda akan cenderung makan lebih cepat dan dalam jumlah besar, sehingga membuat tubuh kelebihan kalori yang berpotensi menjadi timbunan lemak.
  • Semakin lama Anda lapar, maka rasa lapar itu akan semakin parah. Ironisnya, Anda pun membutuhkan makanan yang lebih banyak agar rasa lapar itu bisa berkurang.
  • Ketika Anda terlalu sering merasa lapar, makanan bisa menjadi hal yang paling dominan dalam pikiran Anda. Dalam tingkat yang lebih parah, Anda akan terobsesi pada makanan dan tidak ada pikiran lain selain makan dan makan.
  • Sering lapar juga bisa memperlambat metabolisme tubuh. Seperti kita ketahui bahwa untuk memaksimalkan pembakaran lemak, metabolisme harus ditingkatkan bukan malah diperlambat.
  • Dari keempat alasan di atas, menempatkan diri dalam kondisi berlapar-lapar saat diet sangat kontraproduktif dengan tujuan diet itu sendiri.

Nah, agar Anda tidak terjebak berlapar-lapar saat diet, ada 5 strategi sehat yang bisa Anda terapkan agar Anda bisa merasakan kenyang lebih lama.

Sarapan Makanan Kaya Serat

Mengonsumsi makanan kaya serat saat sarapan bisa menjadi awal yang baik untuk menurunkan berat badan. Selain melancarkan pencernaan, makanan berserat juga membantu perut kenyang lebih lama.

Contoh makanan berserat antara lain, sereal, oatmeal, kacang-kacangan, salad buah, yoghurt dan masih banyak lagi.

Konsumsi Makanan Tinggi Protein

Makanan dengan kandungan protein yang tinggi dicerna lebih lambat di dalam tubuh, memberikan energi lepas berkala, dan membuat perut kenyang lebih lama. Makanan yang mengandung protein tinggi bisa Anda dapatkan pada daging bebas lemak, ikan, dada ayam, protein shakes, kedelai dan olahannya, dan lain sebagainya.

Ngemil Sehat

Siapa bilang orang diet tidak boleh ngemil? Orang diet justru dianjurkan untuk ngemil. Asalkan camilan yang dikonsumsi rendah karbohidrat dan tinggi protein. Contoh camilan sehat saat diet adalah kacang rebus, almond, yoghurt, buah dan sayuran segar, dan berbagai makanan lain yang mengandung protein tinggi dan praktis dibawa ke mana saja.

Makan lebih Sering dalam Porsi Kecil

Pola makan 5-6 kali dalam sehari dalam porsi kecil dan rendah kalori sangat dianjurkan untuk memaksimalkan program diet. Pola makan ini masih lebih baik daripada Anda makan 3 kali sehari dalam porsi besar dan berkalori tinggi.

Dengan makan lebih sering maka perut Anda tidak akan sempat merasakan lapar. Makan lebih sering juga efektif untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga Anda bisa membakar kalori lebih banyak sepanjang hari.

Perbanyak Minum

Ada dua alasan penting mengapa memperbanyak minum sangat dianjurkan saat berdiet:

  1. Pertama, air minum dapat memastikan perut Anda dalam keadaan kenyang. Terkadang perut tidak bisa membedakan antara rasa lapar dan haus. Oleh karena itu dianjurkan untuk minum beberapa gelas air sebelum mulai makan.
  2. Kedua. Air minum dapat membantu melancarkan pencernaan bersama dengan serat yang Anda konsumsi, sekaligus mencegah gangguan pencernaan yang kerap dihadapi oleh orang-orang yang sedang berdiet, yakni sembelit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s