KODE ETIK SURVEIOR KARS

Kode Etik Surveior  KARS
Selama pelaksanaan survei

 

 

1.  Bersikap ramah, santun dan terbuka.

2.  Bersikap jujur dan tidak memihak.
3.  Sadar akan kedudukannya, hak dan kewajibannya sebagai wakil KARS.
4.  Menampilkan diri sebagai penasehat dan pembimbing.
5.  Memegang teguh rahasia yang berkaitan dengan tugasnya.
6.  Menjaga kondisi kesehatan dan menghilangkan kebiasaan tidak sehat.
7.  Patuh terhadap ketentuan setempat di rumah sakit.
8  .Menjaga penampilan di rumah sakit dalam hal berpakaian.
9.  Menguasai dan mengikuti perkembangan IPTEK, dalam bidang keahliannya

      terutama dalam bidang pelayanan kesehatan, peningkatan mutu, praktek klinis,

      manaje-men RS dan instrumen akreditasi.
10.Bekerja sesuai pedoman dan kode etik yang ditetapkan oleh KARS.
11.Tidak menggunakan KARS untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu atau

      melakukan promosi diri dengan tujuan memperoleh imbalan.

 

Komitmen Surveior
Do not list

 

1.   Tidak boleh menerima uang dari rumah sakit yang disurvei.
       a. Diberi Uang secara langsung/dalam amplop agar ditolak/dikembalikan
       b. Bila mendapat bingkisan oleh-oleh tertutup, harus langsung dibuka ditunjukkan

            kepada pemberi dan saksi. Bila berisi uang segera dikembalikan kepada pemberi. 
       c.Pemberian suvenir/oleh-oleh hanya diterima bila nilainya kurang dari Rp 1.000.000 (sejuta rupiah) 
2.   Berwajah sangar, supaya kelihatan berwibawa.
3.   Menyatakan kelulusan atau ketidak lulusan selama survei.
4.   Menakut-nakuti seolah olah RS tak lulus saat exit conference.
5.   Membentak-bentak staf RS karena berbagai sebab.
      (misal staf RS lambat dalam menyiapkan dokumen dll).
6.   Meminta fasilitas di luar bidang akreditasi.
7.   Meminta fasilitas RS untuk mengajak keluarga.
8.   Meminta fasilitas hotel, restoran dan transportasi yang berlebihan diluar kemam-puan RS.
9.   Menyalahkan tanpa dasar dan tak memberi solusi.
10.Merokok (semua surveior harus memberikan contoh larangan merokok) selama ke-giatan survei.
11.Minum minuman keras.
12.Memakai baju seksi /seronok /tidak sopan pada saat penilaian (bagi wanita).
13.Memakai baju casual, jean pada saat penilaian (bagi pria ).
14.Menawarkan diri sebagai pembimbing diluar ketentuan KARS.
15.Tidak boleh meminta oleh-oleh. Bila menerima suvenir, nilainya dibawah Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) 
16.Memangkas jumlah hari survei.
17.Meninggalkan RS disaat jam kerja.
18.Menjanjikan kelulusan.
19.Meminta fasilitas yang tidak dimungkinkan oleh RS.
20.Memberikan komentar negatif terhadap pembimbingatau surveior lain.

Komitmen Surveior
Do  list

 

1.  Berwajah gembira, agar tak ada “ketakutan” dari staf  RS
2.  Bersikap komunikatif.
3.  Memberi motivasi kepada RS agar tetap bersemangat dalam upaya meningkatkan mutu.
4.  Bersikap sabar walau staf RS terasa lambat dalam menyiapkan dokumen.
5.  Memberi solusi atas kekurangan dan kekeliruan dokumen.
6.  Berpakaian rapi pada saat survei (berdasi bagi laki-laki).
7.  Melaksanakan akreditasi sesuai jumlah hari yang telah ditetapkan.
8.  Kelulusan RS akan ditetapkan oleh KARS.

——————

 

 

 

Ditetapkan dalam 
Rapat KARS, 24 Juni 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s